Rasional

Sampai saat ini guru-guru di Indonesia belum memiliki pembelajaran aktif yang cocok untuk digunakan dalam pembelajaran sehari-hari di sekolah. Walaupun pada setiap pendidikan dan pelatihan selalu dilatihkan pembelajaran aktif dengan model-model pembelajaran, tetapi model-model pembelajaran tidak merupakan pembelajaran yang cocok untuk Indonesia, karena dalam kenyataannya selama 28 tahun, dari sejak yahun 1985 sampai saat ini,  tidak ada seorang pun guru yang sanggup menggunakan model-model itu dalam pembelajaran sehari-hari di sekolah. Penggunaan waktu yang lama dan langkah-langkah pembelajaran yang kaku dan kompleks membuat guru-guru tidak dapat melaksanakannya dalam pembelajaran sehari-hari. Pemaksaan peningkatan mutu pembelajaran dengan model-model pembelajaran hanya akan menimbulkan kegagalan peningkatan mutu pembelajaran yang berkepanjangan. Karena itu, penting untuk mencari alternatif pembelajaran aktif yang lain yang sesuai dengan situasi dan kondisi persekolahan di Indonesia, serta waktu pembelajaran yang tersedia di sekolah, agar dapat digunakan guru-guru di Indonesia dalam pembelajaran sehari-harinya di sekolah.

 Cara terbaik dalam memperoleh pembelajaran yang sesuai dengan situasi dan kondisi  persekolahan di Indonesia adalah dengan merancang sendiri pembelajaran aktif sesuai dengan keinginan guru dan efektif dalam meningkatkan kompetensi siswa, sehingga pembelajaran aktif tesebut benar-benar dapat dilaksanakan guru dalam pembelajaran sehari-hari di sekolah. Agar pembelajaran tersebut benar-benar efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran dan menghasilkan lulusan yang kita harapkan, kita perlu memiliki komponen-komponen pembelajaran aktif yang benar-benar memenuhi tujuan pembelajaran tersebut. Pembelajaran aktif yang digunakan guru di Jepang merupakan pembelajaran aktif yang sederhana dan fleksibel, tetapi efektif dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Oleh karena itu, kita dapat merancang pembelajaran aktif ala Indonesia dengan menggunakan komponen-komponen pembelajaran aktif yang digunakan di Jepang.

Melalui blog ini admin akan memaparkan mengenai bagaimana menyusun pembelajaran aktif untuk memenuhi tuntutan kurikulum 2013 dengan menggunakan komponen-komponen pembelajaran aktif  yang digunakan guru di Jepang. Dengan demikian, efektivitasnya tidak diragukan lagi. Di samping itu, dapat dijadikan bahan penelitian atau PTK bagi rekan-rekan guru yang memerlukannya.  Melalui blog ini rekan-rekan guru juga dapat berkooperasi dalam meningkatkan mutu pembelajaran yang dikembangkannya.

Tentang Darliana

Mantan Widyaiswara PPPPTK IPA
Pos ini dipublikasikan di Pembelajaran IPA. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s